LIFE STYLE

Pakaian Saat Wanita Berhaji

TRENWANITA.COM —  Ibadah haji menjadi ibadah yang menjadi cita-cita siapapun ketika dia mampu, tak terkecuali bagi wanita atau muslimah. Bagaimana sebenarnya pakaian yang dianjurkan saat wanita berhaji?

Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah  bertanya, apakah diharuskan wanita mengenakan pakaian berwarna tertentu di saat melaksanakan manasik haji?

Jawabannya, tidak ada pakaian khusus yang harus dikenakan wanita saat berhaji.

Pakaian yang dikenakannya adalah yang biasa dia pakai (saat keluar rumah atau di hadapan yang bukan mahram -pen), yaitu pakaian yang menutupi tubuhnya, tidak diberi hiasan, dan tidak menyerupai lelaki.
Yang dilarang bagi wanita yang sedang berihram hanyalah mengenakan burqu’ dan niqab (cadar) yang dijahit atau ditenun untuk menutup wajah secara khusus, sebagaimana wanita dilarang mengenakan quffazain (kaos tangan) yang dijahit atau ditenun untuk menutup kedua telapak tangan secara khusus.

Wanita diharuskan tetap menutup wajahnya (saat berihram) dengan selain burqu’ dan niqab. Dia harus menutupi kedua telapak tangannya dengan selain quffazain.

Sebab, wajah dan telapak tangan termasuk aurat yang harus ditutup.

Kesimpulannya, wanita tidaklah dilarang secara mutlak menutupi wajah dan kedua telapak tangannya saat ihram. Yang dilarang hanyalah menutup keduanya dengan burqu’,niqab, dan quffazain.

Al-Muntaqa min Fatawa asy-Syaikh Shalih bin Fauzan, 3/184.  (*)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close